Daisypath Wedding tickers

Monday, 11 April 2011

kado buat ibuu

hari ini, tepat 1 bulan sebelum hari H aku baru sadar kalau ibuku hampir berulang tahun
entah ke berapa, hmm sebentar2..tapi tampaknya aku gak sedurhaka itu deh sampe gak tahu berapa umur ibu kandungku sendiri..
yang jelas sudah hampir mendekati setengah abad
pencarian kado pun dimulai hari ini
bertanya ke beberapa teman dan memperoleh beberapa jawaban
pada umumnya mereka menyarankan 

“kasih pakaian aja, jilbab atau baju gitu”

duh ibuku tu kalo barang2 macam itu dah punya banyak..lagian baru kemarin aku membelikan beliau baju

 “ya udah bawain calon mantu aja”

gubrakkk

kalo itu mah berat buatku juga
susah euy nyarinya
24 tahun aku nyari aja belum nemu atau mungkin belum nyadar aja kali
lah ini 1 bulan disuruh nyari ‘calon mantu’ buat ibuku
trus gini, aku pulang pas hari H ultah ibuku

“bu, ini calon mantunya, selamat ulang tahun ya buuu”

lalu ibuku bilang:
“waduh teh..akhirnya calon mantu ibu datang juga..udah ibu tunggu banget ini.. Yaudah besok kalian langsung nikah aja ya”

Matii gak tuh kalo gitu? Kalo masalah yang satu itu emang harapannya ibu bangettt..malah bapak juga ikut ketularan sekarang..
tapi gimana ya, awalnya sebuah kado manis aku persiapkan dari dulu
dihari ultah ibuku, pengen aku kabarkan kalo aku dapet kerjaan yang bagus, salary gede..dan masa depan cerah menanti..
aaaaaaaarrrgh mimpiiii

setelah gugling disana-sini
nanya2 disini-sana, akhirnya diputuskan
bunga!!!
ibuku memang terlihat seperti wanita kuat, tapi dibalik itu semua, setiap wanita pasti punya sisi lembut
bunga mungkin akan sedikit ‘mengharu-biru’kan suasana kala itu
tapi bunga kan gak awet?
iya sih, bunga hanya sebagai kado pendamping aja
kado utamanya apa?
tas, ya sebuah tas kerja baru buat ibuku…

buuu maafkan anakmu ini yang gak pernah membuat hatimu senang

maafkan anakmu ini yang tak bisa jadi orang bener, tapi aku sedang berusaha bu

maafkan anakmu ini yang selalu menyusahkan, memeras dagingmu hingga tetes darah terakhirmu, memaksamu rodi hanya untuk membiayaiku, dan aku terlalu sombong untuk memelukmu dan berkata, “aku menyayangimu bu”

sebenarnya tanpa aku bilang pun, ibu sudah sangat tau kalo aku sayang banget sama dia.. :)

Sunday, 10 April 2011

B E N C I

frustasi, stres, lelah dengan rutinitas dan bosan
empat hal yang sedang kurasakan sekarang
masa transformasi ketika aku berusaha menjadi mandiri, namun keadaan sudah lebih dulu memaksaku untuk mandiri saat aku sedang berusaha tak bergantung pada orang lain
aku sedang belajar berjalan tertatih dan merambat-rambat, kemudian apa yang aku jadikan pegangan direbut paksa dariku. kini aku sendirian, kebingungan, dan membenci keadaan ini
masa pencarian diri, dua puluh satu tahun hidup di dunia ini dan aku masih mencari jati diri
D U A P U L U H E M P A T !!!
sudah terlalu tua untuk menjalani hari seperti layaknya abg, mencari bentuk yang paling pas dan nyaman,
s e n d i r i…
aku tak diterima
aaarrrrgggh aku ingin ke gunung, kuteriakkan semua beban yang ada di kepalaku
tentang kebencianku pada dunia, tentang kebusukan dunia yang aku tahu, tentang orang2 menjijikkan sepertiku, tentang semua, semua yang harusnya tak seperti ini.
tapi apa? gunung, aku tak mungkin ke gunung sendirian
lalu hanya tuts keyboard kutekan keras sebagai pelampiasan emosiku
anggap saja aku sedang berteriak kepada dunia
katakan, katakan aku menantangnya
akan kutaklukkan, lalu kulumerkan, kubuat dunia baru seperti mauku
aku ingin ke pantai, menghanyutkan seluruh dukaku
dan ternyata, aku masih tak berani ke pantai sendiri
pantai jauh, pantai rame, jalanan penuh
huffttt
kau mungkin akan tertawa melihat kemarahanku yang tak jelas ini
terserah
saat ini aku sedang membenci dunia
hatiku membenci dunia, meskipun bibirku masih tetap tersenyum dan mulutku tertawa ..
tolong dijawab, kenapa harus ada rasa benci di hati manusia?